Sinopsis Trot Lovers episode 2 part 3. Pada episode sebelum diceritakan kalau ternyata Presdir Jo menyuruh Jun Hyun melatih Chun Hee bukan untuk langsung dijadikan menjadi seorang penyanyi melainkan untuk mengikuti sebuah kompetisi menyanyi yang diadakan di Shine Star. Euuumâ¦. Apa Chun Hee mau mengikuti audisi tersebut, yuk kita cari jawabannya di synopsis part ke tiga ini.
Sinopsis Trot Lovers episode 2 part 3
Shine Star mengadakan rapat untuk memutuskan apa mereka akan menambah peserta audisi lagi, karena pada iklan yang mereka buat audisi ini sengaja mereka buat untuk penyanyi magang di Shine Star. Di tengah rapat, Geun Woo yang memang hanya setengah hati menggantikan posisi ayahnya itu hanya sibuk bermain game di gadget-nya.
â! menurutku, aku menyetujui anggota baru itu.â Ucap Joo Hee karena mengingat tujuan audisi Shine Star adalah untuk membawa keluar bakat yang baik untuk dunia atas nama perusahaan mereka. âJika Presdir Jo Hee Mun secara pribadi merekomendasikan orang ini, pasti ada alasan yang baik dibalik semua itu. Karena itu aku ingin bertemu dengan orang itu sesegera mungkin.â
Selesai rapat, Direktur wang langsung bertanya apa yang sedang Joo Hee pikirkan, kenapa dia menerima penambahan peserta. Joo Hee menjawab kalau direktur Wang sendiri yang mengatakan padanya untuk tidak khawatir karena semua juri dan para kritikus sudah berada di pihak mereka, jadi tidak ada salahnya jika peserta ditambah lagi.
âPemenangnya nanti adalah Soo In. Dalam sebuah acara dimana Soo In adalah tokoh utama, jadi dia akan lebih sempurna jika mempunyai banyak pengiring.â Ucap Joo Heed an pergi.
Dua rentenir itu membawa Chun Hee ke tempat dimana mereka menyimpan kostum-kostum panggung yang gemerlapan. Mereka menyuruh Chun Hee memilih salah satu kostuum untuk dia gunakan saat audisi.
Kit! a beralih pada Jun Hyun yang sedang berada di mesin ATM untuk mengambil uangnya yang tersisa. Betapa tekejutnya dia saat mengetahui kalau kartu ATM-nya diblokir. Jun Hyun benar2 sudah tak punya uang sepeserpun, untuk membeli mie instan saja dia sudah tak punya uang. Sampai2 dia menahan lapar saat melihat orang lain memakan mie.
Untuk mengganjal perutnya Jun Hyun mengeluarkan permen coklatnya dan memakannya ! dengan be! gitu nikmat. Tepat disaat itu ponselnya bunyi dan itu adalah telepon dari Presdir Jo yang mengkonfirmasi kalau dia tak pernah berkata tentang kontrak pada Jun Hyun. Perintah Presdir Jo untuk Jun Hyun yang sebenarnya adalah melatih Chun Hee sebagai penyanyi itu saja. Diapun bertanya apa Jun Hyun sudah menyerah dalam melatih Chun Hee. Tentu saja Jun Hyun menjawab tidak dan Presdir Jo langsung berkata kalau dia akan terus mengamati Jun Hyun dari jauh.
âPresdir, kami akan melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan audisi. Jadi jangan khawatir tentang apapun.â Janji Jun Hyun pada Presdir Jo.
Tae Song menemui seorang produser dan berkata kalau dia ingin menjadi seorang penyanyi. Produser itu pun memberi syarat pada Tae Song untuk melakukan oplas pada hidung, mata dan bibirnya, jika dia benar2 ingin menjadi penyanyi terkenal. Bahkan sang produser sudah membuat janji dengan sebuah rumah sakit untuk mengoperasi Tae Song.
Karena keinginannya yang kuat sebagai penyanyi, Tae Song pun menyanggupi persyaratan tersebut. Dan sekarang dia sudah berada di ruang tunggu, menunggu giliran untuk di operasi. Tak berapa lama kemudian muncul seorang pasien yang baru selesai di oplas. Melihat keadaan pasien tersebut, Tae Song merasa takut menjalani oplas. Seorang dokter muncul dan sepertinya dia adalah dokter yang melakukan operasi. Si Dokter memperhatikan wajah Tae Song dengan seksama dan setelah itu dia menyuruh perawatnya untuk mempersiapkan operasi Tae Song.
Sebelum operasi dimulai, Tae Song langsung melarikan diri. Saat menuruni tangga, ponselnya borderin! g dan itu! adalah panggilan dari Shin Hyo Yeol yang meminta Tae Song datang ke vilanya.
Chun Hee pulang ke rumah dengan membawa pakaian yang diberikan oleh si rentenir.Dan siapa yang berada di rumah Chun Hee, dia adalah Jun Hyun yang menunggu Chun Hee pulang. Jun Hyun melihat pakaian yang Chun Hee bawa, dari pakaian itu Jun Hyun bisa menebak kalau Chun Hee pasti memutuskan untuk ikut audisi.
âKau mau pakai ini?â tanya Jun Hyun dan tertawa mengejek, karena memang pakaian dari rentenir itu bisa dibilang norak. Chun Hee kesal dan melempar pakaian itu pada Jun Hyun, dia berkata kalau bukan kemauannya membawa pulang pakaian itu.
Sambil melipati pakaiannya, Chun Hee bertanya kenapa mereka harus melakukan audisi itu. Jun Hyun menjawab, memangnya ada hal lain yang Chun Hee bisa lakukan. Chun Hee bertanya lagi apa alasan Jun Hyun mau melakukan hal tersebut. Jun Hyun tak bisa mengatakan apa yang sudah terjadi padanya hingga harus menuruti permintaan Presdir Joo. Tak mau membuang waktu, Jun Hyun pun mengajak Chun Hee latihan.
Chun Hee menyanyikan beberapa lagu dengan gayanya, mulai dari lagu cepat, lagu mell! ow sampai! lagu trot dan dari semua lagu-lagu itu, hanya lagu trot-lah yang cocok dengan Chun Hee. Setelah mendapat jenis lagu yang cocok, Jun Hyun pun mengacari Chun Hee cara menyanyi dengan benar, tapi bisa dibilang cara yang jun Hyun ajarkan sedikit aneh, karena Chun Hee disuruh menyanyi dengan cara menarik rambut ke atas dan menggigit pena.
Soo In berangkat ke Shine Star bersama ibunya, namun saat mereka akan naik lift, Soo In melihat Geun Woo baru turun dari mobilnya. Dengan alasan kalau dia ingin mengambil sesuatu di mobil, Soo In pun menyuruh ibunya naik duluan.
Disisi lain, Chun Hee benar2 datang ke Shine Star dengan mengenakan pakaian yang diberikan oleh rentenir. Kedua rentenir itu begitu mendukung chun Hee mengikuti audisi tersebut! , bahkan ! sebelum Chun Hee masuk gedung mereka berdua member Chun Hee semangat. Ya iyalah mendukung, secara mereka akan segera mendapat uang mereka kembali jika Chun Hee sampai menang audisi.
Soo In ternyata tidak naik bersama ibunya bukan karena ingin mengambil barang di mobil melainkan agar bisa dalam satu lift bersama Geun Woo. Saat melihat pakaian yang Soo In kenakan, Geun Woo berkata kalau dia bisa menebak Soo In pasti mau ikut audisi.
âApa itu pujian?â
âOh, tentu saja, ini cocok untukmu.â Ucap Geun Woo.
Pintu lift terbuka dan sebuah kebetulan yang sangat bagus, karena yang akan naik ke dalam lift juga adalah Chun Heed an Jun Hyun. Melihat penampilan Chun Hee, Geun Woo pun langsung berkata kalau mereka pasti juga mau ikut audisi.
Walau merasa tak nyaman,Jun Hyun tetap masuk dan akhirnya mereka berempat berada di dalam satu lift. Soo In menyapa Jun Hyun dan Jun Hyun pun bertanya apa yang sedang Soo in lakukan disini. Soo In menjawab kalau dia datang untuk ikut audisi.
âKenapa? Albummu sudah keluar jadi kenapa kau harus ikut audisi lagi?â tanya Jun Hyun.
âAku disini magang.â
âJadi kau akan berpartisipasi juga?â tanya Jun Hyun lagi yang merasa sudah ditipu oleh Presdir Jo. Jun Hyun sudah merasa pesimis akan menang karena lawan Chun Hee adalah Soo in.
Geun Woo membuka pintu lift dan berkata pada Jun Hyun, âKau tak mau turun. Selain kontestan dan penonton audisi, itu terbatas.â
âkenapa ? aku tidak jadi penonton saja?â ucap Jun Hyun yang tak mau keluar.
âoppa, kau akan melihatnya nanti.â Ucap Soo In yang mendukung ucapan Geun Woo agar Jun Hyun keluar. Karena Soo In yang berkata, Jun Hyun pun dengan berat hati keluar dari lift.
Soo In melihat Chun Hee dan kemudian bertanya pada Geun Woo, âorang ini yang direkomendasikan oleh presdir Jo kan?âGeun Woo pun mengiyakan. Soo In lalu menyapa Chun Hee dan berkata kalau semua peserta yang lainnya juga pasti penasaran pada Chun Hee.
Chun Hee dan Soo In sampai di ruang dimana para peserta berkumpul. Di panggung sendiri sedang dipersiapkan semua peralatan untuk aud! isi. Semu! a peserta audisi sedang berlatih untuk menghadapi audisi. Salah satu peserta kita melihat Na Pil Nyeo,dia terlihat songong diantara peserta yang lainnya. Setelah melihat kesekeliling ruangan, dia melihat Chun hee yang sedang berlatih. Pil Nyeo pun menghampirinya. Seperti seorang senior yang sedang membuli juniornya, Pil Nyeo menyuruh Chun Woo mengganti galon kosong. Tak mau membuat masalah Chun Hee pun melakukannya. Tak hanya disitu, Pil Nyeo masih terus membuli Chun Hee dengan menyuruhnya mengambilkan minum untuknya. Namun untuk kali ini, Chun Hee tak mau melakukannya.
Tepat disaat itu, Soo In muncul dan membantu Chun Hee mengambilkan air minum untuk Pil Nyeo. Walaupun sudah diberikan minuman, Pil Nyeo masih mencari gara2 pada Chun Hee, dia mengejek pakaian yang Chun heekenakan. Bukan hanya pakaian Chun Hee, Pil Nyeo juga mengejek Chun Hee sebagai penyanyi trot. Setelah puas mengejek, Pil Nyeo pun pergi.
Chun Hee mengucapkan terima kasih pada Soo In karena sudah membantunya. Soo In lalu memberitahu Chun Hee kalau Pil Nyeo adalah senior di Shine Star,jadi Chun Hee harus mengerti karena audisi ini, sudah membuat semua orang jadi sensitif.
Presdir Jo bertanya pada supirnya tentang Geun Woo, tapi tentu saja supirnya tak berani berkomentar tentang hal itu. Walaupun banyak yang beranggapan kalau Geun Woo tidak layak menggantikannya, Presdir Jo tetap yakin kalau anaknya bisa melakukan yang terbaik.
Audisi dimulai dan sekarang giliran Pil Nyeo yang bernyanyi. Di awal menyanyi Pil Nyeo bisa melakukan yang terbaik namun di tengah2 lagu Pil Nyeo seperti lupa lirik. Selesai tampil, Pil Nyeo menangis karena sudah pasti dia tidak akan lolos audisi.
Sekarang gantian Soo In yang tampil. Seorang juri berkata kalau Soo In adala! h anak Ya! ng Joo Hee, sang legendaries. Euuum⦠kayak-kayaknya ibunya Soo In adalah saingannya ibu Chun Hee dulu. Soo In mulai menyanyi dan dia bisa membawakan lagunya dengan merdu. Bahkan Joo Hee yang menonton penampilan Soo In langsung merasa bangga.
Namun beda dengan Yoo Shik yang berkomentar kalau Soo In hanya bisa menyanyi sedikit. Chul Man pun mendukung pernyataan Yoo Shik, dia berkata kalau suara Soo In tidak terdengar mempesona sedikitpun.
Jun Hyun sejenak terpaku melihat penampilan SOo In, namun tiba2 dia teringat pada Chun Hee. Tak mau Chun Hee sampai kalah, dia pun mengirimi Chun Hee SMS untuk menyemangatinya. Walaupun begitu, Chun Hee tetap nervous untuk tampil.

.jpg)








































0 Response to "Sinopsis Trot Lovers Episode 2 Part 3"
Posting Komentar