SINOPSIS BIG EPISODE 5 (Part 3)
SINOPSIS BIG EPISODE 5 (Part 3) SINOPSIS
BIG
EPISODE 5
(Part 3)
Yoon Kyung sedang duduk dan minum ala pose Kyung Joon, sambil menonton Da Ran yang masih melakukan pemotretan. Da Ran tersenyum sangat manis sekali, ditemani Ae Kyung.
Fotografer,âsekarang⦠yang terakhir! Senyum! 1, 2â¦. Oke. Kerja bagus!
Ae Kyung berkata,â Aku yakin kau kepanasan!
Yoon Kyung yang melihatnya tak percaya,âbagaimana dia bisa tersenyum seperti itu? Ae Kyung berkata,âkuharap hasilnya baik.
Fotografer,âKerjamu bagus.
Da Ran menjawab,âterima kasih.
Ae Kyung membawakan buket Da Ran dan pergi dari sana. Juru foto mendekati Da Ran dan memperlihatkan hasil foto-fotonya.
Fotografer berkata,âya, sudah ada beberapa yang dicetak. Lihat yang mana yang Anda suka. Da Ran berkata,âterima kasih!
Fotografer menjawab,âsama-sama.
Da Ran tersenyum melihat foto-foto mereka. Yoon Kyung datang mendekatinya.
Da Ran tersenyum dan berkata,âkau melakukannya dengan baik. Yoon Kyung bertanya,âkau senang?
Da Ran menjawab,âya! Aku benar-benar senang.
Da Ran menunjukkan satu foto,âfoto-fotonya bagus kan? Semua sudah selesai sekarang.
Yoo! n Kyung bertanya,âkarena foto-foto sudah selesai, haruskah kita pergi ke catatan sipil?
Da Ran menjawab,âsudah ku bilang ini semua sudah berakhir. Cukup sampai disini. Aku tidak akan menikah. Karena Yoon Jae orang yang baik, dia tidak akan tega mencampakkanku. Itu sebabnya aku yang harus melepasnya. Dan Kyung Joon, kau juga tidak perlu bertingkah seperti Yoon Jae lagi. Aku merasa kasihan padamu selama ini. Tunggu sebentar.
Yoon Kyung diam, sedangkan Da Ran mengeluarkan tiket Yoon Jae dan memberikannya pada Yoon Kyung.
Da Ran ! melanjutk! an,âini punya Yoon Jae.
Yoon Kyung bertanya,âsaat kau menyuruhku pergi, ini yang kau maksud?
Da Ran menjawab,âjika ku bilang aku tidak mau menikah, akan terjadi banyak masalah. Jika kau tetap tinggal disini, itu akan menyulitkanmu dan kau akan merasa terganggu. Seperti yang terakhir kali kau katakan, kau perlu istirahat sejenak.
Yoon Kyung bertanya,âjika kau tidak mau menikah, kenapa kau lakukan semua ini?
Da Ran tersenyum,âkarena aku tidak akan bisa menikah dengan Yoon Jae. Setidaknya dengan ini, aku akan memiliki kenanganku sendiri.
Yoon Kyung kesal,âkarena seperti itu caramu berpikir, yang kau ingat hanya Seo Yoon Jae, kan? Kang Kyung Joon-lah yang mendukungmu dan tertawa bersamamu sepanjang hariâ¦tapi yang kaum kenang hanya Seo Yoon Jae.
Da Ran menjawab,âitu sebabnya kuucapkan⦠terima kasih! Sekarang aku tidak akan memintamu melakukan semua itu lagi. Ambillah dan hiduplah dengan baik.
Yoon Kyung cemberut.
Fotografer datang dan berkata,âkalian berdua, tetap disitu.. aku akan mengambil foto terakhir. Yoon Kyung berjalan disamping Da Ran.
Fotografer berkata,âlihatlah ke kamera! Ya, bagus begituâ¦
Da Ran tersenyum menghadap ke kamera.
Fotografer berkata,â1..
Yoon Kyung berkata,âkenangnmu tidak boleh selemah ini.
Da Ran menoleh. Yoon Kyung tiba-tiba menariknya dan menciumnya agak lama lalu melepasnya. Da Ran terkejut dan menyentuh bibirnya.
Yoon Kyung bertanya,âharus bagaimana? Ini bukan kenangan bersama Seo Yoon Jae melainkan bersama Kang Kyung Joon. Da Ran menatap tak percaya.
Yoon Kyung melanjutkan,âGuru Gil.. simpanlah dengan baik⦠ini ciuman pertama Kang Kyung Joon.
Da Ran sadar dan marah,âdasar anak nakal, yang benar saja!
Yoon Kyung berkata,âoh, lihat itu! Matamu yang penuh dengan cinta sudah hilang semua. Sekarang kau bisa melihat Kang Kyung Joon, kan?
Da Ran kesal dan mau memukul Yoon Kyung, tapi tangannya dipegang Yoon Kyung. Da Ran ingin memukul pake tangan yang satunya, tapi lagi-lagi tangan itu dipegang Yoon Kyung. Yoon Kyung lalu lari dan dikejar Da Ran. Da Ran berteriak,âhey, kesini kau!
Yoon Kyung masih berlari dan berkata,âkau bilang terakhir kali kau tidak melakukannya dengan benar, kan? Ini ciuman pertamamu juga?
Yoon Kyung menaiki sepeda ontel tadi dan mengayuhnya. Da Ran mengejarnya
Da Ran kesal,âmati kau! Ke sini sekarang!
Da Ran tersandung dan terjatuh. Da Ra menyentuh hidungnya yang berdarah. Yoon Kyung balik menemuinya masih dengan mengayuh sepeda ontel itu dan berputar mengelilingi Da Ran.
Yoon Kyung khawatir,âhidung berdarah! Hidungmu berdarah! Tidak!
Da Ran mengangkat dagunya agar darahnya tidak mengalir mengotori gaun pengantinnya Yoon Kyung mengayuh sepedanya menjauhi Da Ran.
Di bandara Korea, ibu Yoon Jae sudah tiba dengan membawa koper. Lalu muncul penjemputnya dan membawakan koper itu. Ibu Yoon Jae telepon ponsel Yoon Jae tapi tidak diangkat. Suara operator : nomor yang Anda tujuâ¦
Ibu Yoon Jae langsung menutup teleponnya.
Da Ran sedang melihat-lihat hasil foto-foto tadi. Dan ada foto saat Yoon Kyung menciumnya. Da Ran kesal sekali. Da Ran kesal,âtolong pastikan untuk tidak memasang foto kami berciuman di album pernikahan.
Fotografer bertanya,âkenapa? Dengan energy seperti itu hasilnya sangat bagus.
Da Ran tambah kesal,âkami tidak membutuhkannya, jadi pastikan dihapus semuanya.Yoon Kyung datang dan tersenyum pada Da Ran. Yoon Kyung cuma lewat aja, sedangkan Da Ran menatapnya dengan kesal. Di ruangan lain, Choong Shik melihat-lihat hasil fotonya. Choong Shik berkata,âoh, aku yaki ibu akan menyukai foto ini.
Pegawai persewaan gaun pengantin datang dan memberikan tiket pesawat.
Pegawai itu berkata,âini. Ini dari pakaian pengantin pria. Tolong berikan kepadanya.
Ch! oong Shik! menjawab,âtentu! Apa ini? Apa kakak ipar mau pergi ke suatu tempat?
Da Ran mengikuti Yoon Kyung dan berbicara di suatu ruangan. Da Ran berkata,âaku sudah menghapus semuanya. Bahkan aku juga sudah menghapusnya dari ingatanku.
Yoon Kyung berkata,âitu ciuman perpisahan sebelum aku pergi. Ucapan perpisahan terakhir.
Choong Shik dan tak sen! gaja mend! engarnya.. Dia lalu bersembunyi di balik dinding.
Yoon Kyung melanjutkan,âKau bilang bahkan jika pernikahannya batal, kau ingin tetap mengingat tubuhnya. Lupakan saja tubuhnya, dan lupakan semua tentang aku. Ini juga demi kebaikanmu karena aku akan pergi. Berkata kau mengalami kesulitan setelah pernikahannya dibatalkan, jangan gunakan itu untuk menempel padaku lagi.
Choong Shik yang mendengarnya tak tahan dan kesal.
Choong Shik keluar dari persembunyiannya dan meremas tiket itu.
Choong Shik kesal langsung memukul Yoon Kyung,âdasar bajingan! Da Ran terkejut,âChoong Sik!
Da Ran mau menahan Choong Shik tapi sudah terlambat karena Choong Shik sudah memukul Yoon Kyung sampai mulut Yoon Kyung berdarah.
Choong Shik kesal masih memukulnya,âjangan menempel padaku jika pernikahannya dibatalkan, kau bilang?
Ae Kyung, Fotografer dan yang lain datang karena mendengar keributan dan menghentikan Choong Shik. Fotografer menjauhkan Choong Shik dari Yoon Kyung.
Choong Shik marah,âlepaskan aku! Lepaskan aku!
Da Ran berkata,âhentikan!
Yoon Kyung ketakutan,âdia gila!
Yoon Kyung langsung ketakutan dan meninggalkan tiketnya yang terjatuh. Da Ran lalu mengejarnya. Tapi sebelumnya Da Ran mengambil tiket itu dan pergi mengejar Yoon Kyung.
Choong Shik masih berterak-teriak,âaku akan menjadi mimpi terburukmu! Ke sini kau! Ke sini kau!
Di luar Yoon Kyung duduk. Da Ran bertanya dan melihat lukanya,âkau tidak apa-apa?
Yoon Kyung kesal,âtidak apa-apa?! Ini benar-benar sakit!
Yoon Kyung menghalau tangan Da Ran untuk menyentuh lukanya.
Yoon Kyung melanju! tkan,âo! rang ini yang mengacaukan segalanya tapi malah aku yang kau gigit⦠dan kemudian aku dipukuli dongsaeng-mu.
Da Ran menyesal,âmaaf!
Yoon Kyung menambahkan,âjika kita beritahu mereka kita tidak bisa menikah, aku yakin appa-mu akan memukuliku, dan omma-mu juga. Di rumah itu juga banyak batu, bagaimana jika aku dilempari?
[hahahaaa⦠aku ga bisa bayangin andai itu terjadi⦠Yoon Kyung dihajar habis-habisan oleh keluarga Da Ran dan dilempari batu-batu yang begitu banyakâ¦.bisa masuk rumah sakit, bahkan koma tuch! Hahahaâ¦]
Da Ran duduk disamping Yoon Kyung.
Da Ran berkata,âaku tidak akan membiarkan itu terjadi. Maka pergilah ke tempat yang jauh. Aku hendak menangani semuanya setelah kau pergiâ¦tapi karena Choong Sik sudah tahu, kurasa aku harus pulang ke rumah dan menjelaskan apa yang terjadi.
Da Ran memberikan tiket pesawat itu.
Yoon Kyung bertanya,âsendirian?
Da Ran menjawab yakin,âaku akan mengurusnya.
Yoon Kyung berkata,âbilang saja pada mereka Seo Yoon Jae selingkuh dengan teman dokter yang lain!
Da Ran berkata,âaku akan memberitahu mereka kalau aku tidak ingin menikah lagi. Ini bukannya aku mencoba melindungi Yoon Jae tapi jika kukatakan pada mereka ini terjadi karena aku kurang baik..bisa semarah apa mereka nanti jadinya? Apapun yang terjadiâ¦aku harus memberitahu mereka aku tidak menikah karena aku sudah tidak menginginkannya lagi.
Yoon Kyung bertanya,âlaluâ¦bagaimana jika kau mendapat masalah? Aku ! tahu kau ! takut pada ayahmu.Da Ran menjawab yakin,âpalingan aku hanya dipukuk sedikit saja. Lagpula, aku merasa bersalah kau dipukuli padahal kau tidak berbuat apa-apa. Da Ran menyentuh bibir Joon Kyung yang sakit, sedangkan Joon Kyung merasa kesakitan karena bagian itu disentuh Da Ran.
Da Ran berkata,âkurasa sebaiknya aku masuk. Aku akan menghubungimu nanti. pastikan kau mengompres dan memberi obat luka saat kau tiba di rumah. Jangan lupa! Maafkan aku!
Da R! an pergi.. Yoon Kyung diam dan menatap Da Ran pergi.
Choong Shik sampai di rumah dengan kesal. Choong Shik memanggil,âomma!
Ibu menjawab,âya?
Choong Shik masuk ke dalam rumah dan sudah ada paman dan bibinya yang datang.
Ayah bertanya,âOhâ¦Choong Shik! Kau sudah pulang.
Choong Shik menjawab,âYa!
Paman dan bibinya melambaikan tangan.
Choong Shik memberi salam,âselamat datang!
Pamannya bertanya,âkau sudah besar.
Ayahnya hanya tertawa.
Ibu bertanya,âkau tidak datang bersama Da Ran dan kakak iparmu?
Choong Shik bingung,âoh! Omma, kesini sebentar!
Ibunya bertanya,âkenapa? Ada apa?
Ayah yang menemui saudaranya, bertanya-tanya melihat mereka berdua.
Choong Shik membawa ibunya agak menjauh.
Choong Shik bertanya,âkenapa mereka semua tiba-tiba datang ke sini?
Ibunya menjawab,âmereka sudah dengar tentang pernikahannya. Jadi mereka mampir. Mereka menunggu Da Ran dan menantu datang.
Choong Shik bingung,âkurasa aku tidak bisa mengatakannya hari ini.
Ibu penasaran dan balik tanya,âapa? Ah, pengumuman penting Da ran?
Choong Sik menjawab,âaku tidak tahu.
Choong Shik pergi.
Ibu tersenyum lebar dan menjawab sendiri,âibu sudah tahu!
Da Ran pulang ke rumah dengan lesu. Dia melihat Choong Shik duduk di beranda rumah. Da Ran bertanya,âGil Choong Shik, apa kau sudah memberi tahu mereka?
Choong Shik menjawab,âaku tidak bisa. Beberapa kerabat kita datang ke rumah.
Da Ran bingung.
Choong Shik masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke dapur. Da Ran juga ikut masuk. Ibu menaruh makanan di atas meja. Mereka sangat senang sekali.
Ibu melihat Da Ran
Ibu bertanya,âoh! Da Ran, kau sudah pulang! Dimana menantu Seo?
Da Ran menjawab,âdia tidak datang bersamaku.
Da Ran menyapa paman dan bibinya,âhalo!
Paman dan bibinya membalas sambil melambaikan tangan,âhalo!
Ibu mendesak,âkenapa dia tidak datang bersamamu? Ibu tahu kau ingin memberitahu pengumuman penting.
Da Ran berkata,âomma, aku akan memberitahunya saat semua orang pergi.
Ibu bertanya,âkenapa begituâ¦?
Tiba-tiba Choong Shik keluar sambil membawa kue.
Choong Shik bertanya,ânoona? Noona, apa kau hamil?
Da Ran terkejut,âapa?
Ibu berkata,âChoong Shik! Ibu akan keluarkan itu setelah Da Ran memberitahukan beritanya! Ayah tak mengerti dan bertanya,âada apa ini?
Choong Shik bertanya sambil melihat perut Da Ran,âbila kau hamilâ¦kakak ipar pelakunya?
Da Ran menjawab bingung,âtidak! Itu tidak ! benar! It! u jelas-jelas salah! Jelas-jelasâ¦
Ibu berkata,âjika benar, katakan saja. Lagipula kau akan menikah juga.
Da Ran menegaskan,âomma, bukan begitu!
Choong Shik marah,ânoona, ceritakan yang sebenarnya?! Aku akan membunuh bajingan itu!
Ayah dan ibu terkejut.
Da Ran memukul Choong Shik,âkau diam saja⦠itu tidak benar!
Ayah kesal,âGil Da Ran! Jelaskan apa yang sebenarnya terjadi!
Da Ran bingung.
Ibu kecewa dan bertanya,âkau tidak hamil? Bukankah itu rahasia yang hendak kau beritahu? Lalu apa?
Ayah tak nyaman pada kerabatnya.
Ayah bertanya pada Da Ran,âapa yang ingin kau bicarakan pada kami?Semua orang menunggu jawaban Da Ran. Da Ran berkata,âAku.. aku tidak jadi menikah dengan Yoon Jae.
Ayah terkejut. Choong Shik memalingkan wajahnya.
Ibu terkejut dan bertanya,âapa?
Ibu lemas, ku! e itu jat! uh berserakan di lantai.
Kerabat mereka pulang. Da Ran disidang. Ayah bertanya,âapa kau benar-benar⦠tidak akan menjalani pernikahannya?
Da Ran menjawab yakin,âya! Sudah kubilang padanya aku tidak bisa menikahinya.
Ibu bertanya,âkenapa tiba-tiba sekali? Kau mencintai menantu Seo?
Ayah menambahkan,âapa mungkin⦠dia tidak mencintaimu lagi?
Da Ran menjawab,âbukan itu! Akuâ¦hatiku yang berubah!
Ibu bertanya,âkenapa?
Da Ran berpikir sejenak,âsetelah kecelakaan itu, dia bilang dia tidak ingin menjadi dokter lagi. Aku bilang padanya aku tidak akan menikah dengannya jika dia bukan seorang dokter. Dia tidak mau mendengarkanku. Jadi, aku bilang padanya pernikahannya batal.
Semua orang terkejut mendengarnya.
Ayah bertanya,âkarenaâ¦menantu tidak mau menjadi dokter lagi⦠kau tidak mau menikahinya?
Da Ran menjawab yakin,âya! Aku tidak mau menikah dengan Yoon Jae⦠kecuali dia seorang dokter.
Ibu berdiri dan terhuyung-huyung dan berjalan pergi
Choong Shik khawatir,âomma! Bagaimana jika omma pingsan?
Choong Shik mengejar ibunya,âomma!
Ayah berkata,âDa Ran.. pernikahan adalahâ¦
Belum selesai ayah bicara, Choong Shik datang dengan panik.
Choong Shik berteriak,âomma!
Choong Shik menyuruh Da Ran pergi menjauh.
Ayah berk! ata,âsa! yang!
Ibu datang dengan membawa lap pel.
Choong Shik menghalangi,ânoona memang bersalah, tapi kurasa tidak benar begini! Omma! Ibu Da Ran melepas menjepit lap pel itu dan melemparkannya mengenai foto keluarga. Tinggal gagang tongkat lap pel. Da Ran terkejut dan berteriak. Ibu Da Ran memutar-mutar tongkat itu dan menancapkannya di lantai lalu menatap Da Ran dengan garang.
Choong Shik berkata,âtenanglah!
Da Ran memohon,âaku salahâ¦!
Adegan dibuat slow!
Ibu berkata garang,âhari iniâ¦aku akan memberi putriku pelajaran! Jangan ada yang menghentikanku! Gil Da Ran, kemari! Ibu naik ke atas meja dan meja itu bergoyang.
Choong Shik berkata,âjangan lakukan itu!
Ibu langsung mengayunkan tongkatnya. Ayah dan Choong Shik melengkungnya badannya sehingga tongkat itu mengenai hiasan kaca di atas lemari.
Da Ran memohon,âmaafkan aku, Omma!
Ayah memanggil,âJung Hye!
Ibu berkata,âsaat usiaku baru 19 tahunâ¦aku dipaksa menikah oleh ayahku!
Choong Shik melindungi Da Ran yang ketakutan di belakangnya.
Ayah memegang kaki ibu, âsayang!
Ibu melanjutkan,âcinta yang susah payah kudapatkanâ¦berani-beraninya kau melepaskannya? Kemari kau!
Ayah menenangkan,âJung Hye, dia putrimu!
Ayah memegang tongkat itu.
Ibu menjawab,âkau diam saja! Kemari kau! Sayang! Lepaskan!
Ibu melepaskan tongkat itu yang membuat ayah terjungkal ke belakang.
Ibu berteriak,âkemari kau!
Ayah memohon,âJung Hye! Sayang!
Ibu berteriak,âDa Ran!
Ibu mengejar Da Ran yang berlari untuk menghindari amarah ibunya.
0 Response to "SINOPSIS BIG EPISODE 5 (Part 3)"
Posting Komentar