Sinopsis Doctor Stranger episode 20 part 2 ( Final ). Pada part sebelumnya diceritakan kalau Hoon dan Jae Hee memutuskan menyelamatkan Seok joo yang terkena luka tembak. Sebelum Seok Joo sadar, Hoon dan Jae Hee berniat melarikan diri dengan mobil yang sudah disediakan oleh Tae Sool. Namun sayang, saat menyusuri jembatan di belakang rumah sakit, mereka di hadang oleh Jin Soo. Kejadian yang terulang kembali, karena ingin menyelamatkan Hoon dari tembakan, Jae Hee hampir terjatuh ke sungai, untungnya ada Hoon yang menangkapnya. Apakah Jae Hee akan selamat? Apakah kejadian sebelumnya akan terulang kembali? Yuk kita lanjutkan ceritanya.
Sinopsis Doctor Stranger episode 20 part 2 ( Final )
Seperti sebelumnya, Jae Hee meminta Hoon lari dan membiarkan dirinya terjatuh di air. Tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Hoon tak mau melakukan permintaan Jae Hee, dia masih tetap memegang erat tangan Jae Hee.
Jin Soo menghampiri mereka dan berkomentar kalau cinta memang dahsyat. âWoooowâ¦. Kejadian ini terlihat sangat familiar. Ini seperti 2 tahun yang lalu? Benar. 2 tahun yang lalu. Hah! Tapi ada perbedaan kecil. Aku tidak tahu siapa itu, tetapi kali ini tidak akan ada yang membantumu.â Celoteh Jin Soo dan bertanya apa Hoon masih ingin hidup dan tentu saja Hoon tak menjawab karena Hoon lebih focus memegangi Jae Hee agar tak terjatuh.
âAku ingin membuat kesepakatan denganmu. Jika kau melepaskan tangannya, aku akan membiarkanmu pergi.â Tawar Jin Soo.
âKau gila.â Jawab Hoon.
âYa, aku gila. Aku tidak sabar ingin memotong kalian berdua jadi potongan kecil, tapi aku akan biarkan salah satu dari kalian tetap hidup.â
âbunuh saja aku.â
âTidak⦠tidakâ¦. kau harus hidup tersiksa seumur hidup. Dengan penyesalan sudah membunuh pacarmu. Itu pasti akan menyakitkanmu lagi. Benarkan?â ucap Jin Soo.
Jae Hee meminta Hoon melepaskan tangannya, namun Hoon tak mau. Jin Soo tak ingin menunggu lebih lama lagi, dia pun menodongkan pistolnya ke kepala Hoon dan menghitung sampai 3. Melihat Hoon akan dibunuh membuat Jae Hee panik.
âJae Heeâ¦. Ingat kata-kataku? Melepaskan tanganmu saat itu, adalah kesalah terbesar yang penah ku buat.â Ucap Hoon.
âHoon-aâ¦â
âAku⦠aku akan kemanapun asal bisa bersamamu.â Ucap Hoon.
Jae Hee tak setuju dengan apa yang Hoon bilang, namun Hoon sudah mantab dengan apa yang dia pikirkan. Tepat dihitungan ke tiga, Hoon melompat ke sungai bersama Jae Hee. Chang Yi dan Soo Hyun melihat Hoon dan Jae Hee jatuh ke sungai. Mereka berdua shock.
Jin Soo melihat kea rah sungai, karena sudah tak terlihat lagi tanda2 kehidupan Hoon dan Jae Hee, diapun merasa dendamnya sudah terbalaskan. Sebagai prajurit Korea Utara yang tak berhasil melaksanakan misi-nya, Jin Soo tahu konsekwensinya. Dia kemudian menembak kepalanya sendiri dan mati ditempat. Sebelum menghembuskan nafas terakhrinya, Jin Soo berkata, âhidup⦠Republik Rakyat Demokrasi Korea!â
Chang Yi dan SOo Hyun sampai di atas jembatan. Mereka benar2 shock dan tak percaya mendapati orang yang mereka sayang meninggal dengan cara seperti itu.
~ 1 tahun kemudian ~
Mantan Perdana Menteri Jang Seok Joo ditangkap karena kasus suap illegal selama pemilu. Penangkapan Seok Joo ini, sengaja di lakukan Presiden karena ingin mem! buat peme! rintahannya bersih dari orang-orang seperti Seok joo. Seseorang yang bersama nya berkata kalau Presiden sudah banyak berubaha setahun terakhir ini.
âAda pria yang bilang padaku, polisi harus pintar menangkap pencuri, dan dokter harus pintar menyembuhkan orang sakit. aku sudah memikirkan perkataan itu. Aku pikir⦠politisi⦠harus bertindak bersih.â Jawab Presiden yang berubah berkat Hoon.
Chang Yi sekarang sudah banyak berubah dari segi penampilan, dia lebih terlihat feminin dengan setelan bleser-nya. Chang Yi menghampiri dr Kim yang sedang sibuk membaca. âBisa kau sapa aku?â pinta Chang Yi pada dr kim. Bukan hanya Chang Yi yang berubah dr Kim juga terlihat sudah berubah, sepertinya dia sudah bisa menjadi dokter yang sesungguhnya karena sekarang di! a menghab! iskan waktunya dengan membaca buku â"buku tentang medis, bukan dengan gadis-gadis cantik lagi.
Chang Yi berputar memamerkan penampilannya pada dr Kim, âAku mau melakukan wawancara disini, dengan posisi manager. Bagaimana penampilanku?â tanya Chang Yi. Dan tentu saja dr Kim menjawab kalau penampilan Chang Yi cantik.
Chang Yi berkata kalau dia akan bisa mendapatkan posisi manager itu dengan keberuntungan saja. Mendengar itu dr Kim langsung meralatnya, âBukan⦠maksudku kegigihan itu adalah kecantikanmu. Kau mulai dari sini kan sebagai pekerja paruh waktu kan.â
Mendengar ucapan dr Kim, Chang Yi pun berkomentar kalau dr Kim sudah banyak berubah. Dipuji seperti itu oleh Chang Yi, malah membuat dr Kim cari gara2 dengan memuji kalau tubuh Chang Yi indah. Kontan saja Chang Yi bersiap2 memukul dr Kim dengan buku, namun dr Kim langsung menahan buku itu.
âJangan hari ini.â Pinta dr Kim pada Chang Yi, dan mereka pun saling memandang. Euuumâ¦. Akhirnya dr Kim mendapatkan gadis yan! g benar2 ! dia cintai.
Kita beralih pada ruang operasi dimana Soo Hyun dan dr Ahn sedang melatih para dokter baru. Soo Hyun terlihat tegas pada dokter magang itu. Karena dokter magang itu tidak menurutinya untuk menjahit dengan pelan2, dengan nada marah SOo Hyun menjelaskan pada dokter magang itu kalau pasien menderita serangan jantung dan gagal jantung, âJika kau menarik terlalu keras, dia akan terkena septal rupture juga.â
Dr Ahn yang melihat ketegasan SOo Hyun, juga ikut-ikutan memberitahu dokter ahli anastesi baru untuk tetap focus pada keadaan pasien, kalau tidak dia juga akan memarahinya. Dr Ahn dan SOo Hyun saling melihat satu sama lain dan mereka tersenyum.
Selesai melakukan operasi dr Ahn dan Soo Hyun pun ngobrol berdua, dr Ahn membahas tentang pasien yang baru saja mereka operasi sama seperti pasien yang pertama kali Hoon operasi di MYung Woo, dimana pada saat itu, dr Ahn mengusir Soo Hyun dari ruang operasi karena dia menganggap SOo Hyun tak mampu melakukan operasi tersebut.
!
âKau sunggu kasar saat itu.â Keluh Soo Hyun dan tersenyum.
âAku tahu.â Jawab dr Ahn dan juga tersenyum.
Soo Hyun dan dr Ahn pergi bersama, sepertinya mereka ingin menghadiri sebuah pertemuan yang diadakan dilantai 11. Di dalam lift, SOo Hyun mengatakan kalau bulan depan dr Keum akan menjadi asisten professor. Dr Ahn mengiyakan dan menambahkan kalau selain akan menjadi asisten professor, dr Keum juga akan menjadi seorang ayah, karena dirinya sudah hamil 3 bulan.
Tepat dilantai 3, lift terbuka dan ternyata orang yang sedang mereka bicarakan yang membuka pintu lift. Siapa lagi kalau bukan dr Keum. SOo Hyun pun langsung memberi selamat pada dr Keum karena akan menjadi seorang ayah.
Dilantai 6, pintu lift lagi2 terbuka dan yang membukanya adalah dr Kim. Merasa sudah menjadi dokter yang sebenarnya, dr Kim jadi merasa! harus me! ndidik para dokter baru agar tidak seperti dirinya dulu. Dr Keum yang tak mau menunggu dr Kim marah-marah pada dokter baru itu, langsung memanggilnya untuk segera masuk lift dan berhenti marah.
Di dalam lift, Soo Hyun berkomentar kalau dr Kim terlalu kejam pada juniornya. Dr Kim menjawab kalau dia tak ingin junior-juniornya itu berpikir kalau Rumah Sakit ini hanya tempat mereka bersenang-senang.
âTapi, kau juga begitu 1 tahun yang lalu.â Celetuk dr Keum yang langsung dibantah oleh dr Kim. Hahahaâ¦. Lupa diaâ¦
Dilantai berikutnya pintu lift terbuka lagi dan kali ini dr Moon yang masuk. Dr Moon terlihat begitu gelisah. Dia bahkan mengaku kalau dia tak pernah segugup itu, sejak pemilihanh ketua kelas di SD dulu.
âjangan terlalu khawatir, semua mantan direktur kita berasal dari departemen bedah dada.â Ucap SOo Hyun.
âTapi, Profesor dari ortopedi sunggu pesaing tangguh.â Jawab dr Moon.
âJadi apa yang akan anda lakukan? Kalau kau jadi direktur nanti? â tanya dr Keum. Euuumâ¦. Ternyata dr Moon setelah menjadi manager di departemen bedah dada, sekarang dia akan diangkat menjadi direktu rumah sakit.
âItu pertanyaan bodoh! Aku akan memberikan semuanya untuk Myung Woo! Agar Myung Woo bisa maju!â jawab dr Moon.
Dr Ahn lalu berkata kalau dia merasa ada sesuatu yang hilang, dr Keum yang tak mengerti maksud kata2 dr AHn lalu bertanya kenapa?
âKetidakhadirannya membuat hati kita, jadi semakin dekat. Ada seseorang yang sangat aku harapkan bisa bergabung bersama kita sekarang. Itu saja.â Ucap dr Ahn. Semua yang mendengar kata2 dr AHn dapat menebak kalau orang yang dimaksud dr Ahn adalah Jae Joon.
Tiba2 di dalam lift terjad! i keheboh! an karena dr Moon yang tiba2 buang angin. Dr Moon member alasan kalau dia sangat amat gugup jadi dia mengerluarkannya melalui gas. Wkwkkwkw⦠kasian tuh Soo Hyun dan teman-teman.
Pengumuman direktur Myung woo yang ke 16 pun dibacakan dan dr Moon lah yang diangkat. Dengan sangat bangga, dr Moon naik podium. Dr Moon pun memberi sambutan, di menit2 awal semuanya masih merasa nyaman namun akhirnya mereka merasa bosan dengan kata2 sambutan dr Moon yang terlalu panjang. Soo Hyun berusaha memberikan kode pada dr Moon untuk berhenti, tapi dr Moon tak menghiraukannya.
Soo Hyun menghampiri dr Moon yang sedang menangis haru karena mengingat tentang Park Hoon. Di depan loker Hoon, dr Moon berkata pasti Hoon adalah orang yang paling senang mengetahui kalau aku akhirnya menjadi direktur. Dr Moon kemudian mengeluarkan beberapa coklat dari saku jasnya dan meletakkannya ke dalam loker Hoon.
Melihat apa yang dr Moon lakukan, Soo Hyun berkata kalau mereka masih punya loker Hoon. Dr Moon menambahkan kalau dia akan mewujudkan keinginan ayahnya, dengan melakukan yang terbaik untuk membuat rum! ah sakit ! ini jadi tempat para pasien bergantung. Soo Hyun pun tersenyum mendengarnya.
Setelah membicarakan tentang Hoon, Soo Hyun pun jadi teringat padanya. Dia kemudian pergi ke jembatan dimana Hoon dan Jae Hee jatuh kesungai. Tepat disaat itu Chang Yi juga datang membawa setangkai bunga.
âKau pikir dia ada disurga?â tanya Chang Yi.
âDia pergi bersama wanita yang dia cintai.â Jawab Soo Hyun yang kemudian bertanya alasan Chang Yi selalu memanggil Hoon dengan sebutan âHyungâ.
âAku tahu dia punya Jae Hee. Tapi, kupikir aku! akan bis! a menyukainya. Jika dia tidak seperti ini.â Jawab Chang Yi mengaku kalau dia menyukai Hoon. âAku tahu seharusnya aku tidak usah datang.â Ucap Chang Yi dan menjatuhkan bunga yang dia bawa ke sungai.
Perawat Chun Hee sedih karena Perawat Min akan keluar dari Myung Woo. Perawat Min memutuskan keluar dari Myung Woo dan bekerja bersama suaminya di puskesmas. Tepat disaat Perawat Min berbalik, dia terkejut saat melihat Jae Joon datang.
Soo hyun yang mendapat kabar kalau Jae Joon datang, langsung datang untuk menemuinya. Namun jae Joon sedang berbicara dengan Presdir Oh di kamar rawatnya. Karena tak sabar bertemu, Soo Hyun hendak menerobos masuk namun dihalangi dr Moon yang menjaga di depan pintu.
âBagaimana jika ayahku terganggu lagi?â tanya Soo Hyun khawatir.
âAku sudah berdiri disini sepanjang waktu. Mereka Cuma bicara saja. Aku yakin.... mereka sedang membahas masalah mereka. Jadi kita beri mereka waktu.oke?âucap dr Moon.
Apa yang dikatakan dr Moon benar kalau Jae Joon dan Presdir Oh sedang menyelesaikan masalah mereka berdua. Jae Joon mengatakan kalau dia datang untuk meminta maaf pada Presdir Oh atas apa yang sudah dia lakukan padanya. Presdir Oh bertanya apa Jae Joon tidak ingin menuntut permintaan maaf darinya lagi.
âAku pikir aku sudah menerima permintaan maaf darimu.â Ucap Jae Joon.
âAku tidak pernah melakukannya.â Jawab Presdir Oh yang masih saja tetap angkuh.
âAku sekarang membantu temanku di Firma Hukum di Amerika.â
âFirma Hukum?â
âAku tidak memenuhi syarat untuk menjadi dokter lagi. Aku belajar sesuatu yang menarik disana. Ini tentang rumah sakit korea dan hukum medis yang ada selama setahun ini.â
âAku tidak ingin mendengarnya.â Potong Presdir Oh.
âDari 1 sampai 10 rumah sakit, ada banyak orang yang mendapat permintaan maaf dari staf rumah sakit.â
âAku bukan direktur Myung Woo lagi.â Jawab Presdir Oh.
âAku tahu, tapi kau masih bisa membuat keputusan penting untuk rumah sakit. Bahkan saat kau sedang berisitirahat begini.â Ucap Jae Joon. âJika orang tuaku..... hanya mengetahui.... â
âtutup mulutmu. Aku tidak ingin dengar lagi. Pergilah.....â
Jae Joon mengerti dan memilih pergi karena dia tak mau membuat masalah lagi dengan Presdir Oh. Namun sebelum Jae Joon keluar ruangan, Presdir Oh bertanya alasa kenapa Jae Joon ingin meminta maaf padanya.
Jae Joon menjawab kalau dia ingin meminta maaf pada ayah Soo Hyun. âAku bodoh sudah menyakiti hatinya. Aku tidak tahu apa aku bisa medapatkan kesempatan lagi. Tapi aku ingin... dimaafkan suatu hari nanti.â Jawab Jae Joon dan keluar.
Di luar ruangan dia bertemu dengan Soo Hyun yang memang sudah menunggunya. Mereka berdua saling menatap, terlihat ada banyak hal yang ingin mereka katakan pada satu sama lain. Tepat disaat itu Presdir Oh keluar ruangan untuk mengatakan sesuatu pada Jae Joon.
âAku memaafkan Han Jae Joon pacarnya Soo Hyun.â Ucap Presdir Oh dan saat dia berbalik dia melihat dr Moon ada di balik pintu. Agar dr Moon tak mengganggu Soo Hyun dan Jae Joon, Presdir Oh kemudian menarik kuping dr Moon dan membawanya masuk ke kamar ! rawatnya.!
Soo Hyun dan Jae Joon mencari tempat yang lebih nyaman untuk bicara berdua. Soo Hyun langsung meminta maaf pada Jae Joon.
âJae Joon-shi.... eum bisa aku panggil kau Sung Hoon.â Jae Joon hanya menjawab dengan senyuman. âKupikir kau sudah bohong padaku. Tapi kau tahu sekarang, apa yang sudah kau lalui.â
âKau mau memaafkanku?â tanya Jae Joon.
Soo Hyun menggeleng dan berkata kalau dialah yang seharusnya meminta maaf pada Jae Joon. Jae Joon lalu berkata kalau mereka harus meminta maaf pada satu orang lagi.
âDr Park.â Ucap Jae Joon. Mendengar nama itu membuat Soo Hyun terlihat sedih. Jae Joon lalu bertanya apa Soo Hyun punya waktu besok karena dia ingin mengajaknya kesuatu tempat. Dimana di tempat itu mereka akan tahu lebih banyak lagi tentang Hoon dan Jae Hee.
Keesokanharinya mereka berdua benar2 pergi bersama. Jae Joon berkata kalau dia tahu dari seseorang bernama Tuan Jang tentang Hoon dan Jae hee. Awalnya dia tidak percaya jadi dia ingin memastikannya sendiri bersama Soo Hyun.
Mereka sampai di tempat tujuan. Namun Soo Hyun tak mau keluar dari mobil, dia berkata pada Jae Joon kalau dia merasa bersalah pada Hoon dan Jae Joon. Tanpa mengetahui bagaimana kisah cinta mereka, dia sudah mengatakan kalau dia menyukai Hoon. Soo Hyun merasa dia sudah melakukan hal yang paling bodoh. Mendengar pernyataan Soo Hyun, Jae Joon juga berkata kalau dia juga sudah melakukan hal yang bodoh juga, dia hanya berpikir kalau Hoon adalah seorang dokter yang masih muda dan terampil. Dia dulu tidak pernah tahu bagaimana Hoon bisa belajar keterampilan dokternya itu.
Jae Joon menyuruh Soo Hyun turun dari mobil karena dia ingin mempertemukannya dengan seseorang. Soo Hyun penasaran dan bertanya siapa?
âDia.â Jawab Jae Joon dan itu membuat Soo Hyun. âYa.. dia.â Jawab Jae Joon lagi.
Seorang ahjum! ma memuku! l Hoon karena dia gemas pada Hoon yang sangat baik, yang mau membantunya mengangkat barang-barangnya. Tepat disaat itu Soo Hyun dan Jae Joon muncul. Tentu saja itu pertemuan yang mengejutkan bagi Soo Hyun. Melihat Soo Hyun, Hoon langsung menyapanya dengan panggilang âdulpari.â
Dengan eskpresi marah dan kesal, Soo Hyun menghampiri Hoon. Takut akan dipukul, Hoon pun menyilangkan tangannya untuk menutupi pipinya agar tak kena tampar Soo hyun lagi. Namun Soo Hyun tidak melakukan apa2. Dia hanya menatap Hoon dengan ekspresi marah.
âLakukan sesuatu! kau membuatku takut.â Ucap Hoon.
âAku melihatmu jatuh! Kupikir kau sudah mati. Kau harusnya memberi! tahuku ka! lau kau masih hidup!â ucap Soo Hyun dengan kesal dan kemudian mulai memukuli Hoon. Jae Joon hanya tersenyum melihat tingkah keduanya.
Sekarang Soo Hyun sudah terlihat tenang. Mereka bertiga duduk bersama. Jae Joon lalu bertanya apa yang terjadi setelah Hoon dan Jae Hee jatuh ke sungai. Hoon hanya menjawab kalau dia mendapatkan beberapa bantuan saat itu.
Kita beralih pada ibunya Hoon yang masih berada di sebuah rumah sakit. Tae Sool benar2 menepati janjinya pada Hoon, kalau dia akan merawat ibunya Hoon. Bukan hanya merawat, Tae Sool juga membawakan semua ba! rang2 yan! g ibunya Hoon inginkan. Dia membawakan Ibu Hoon sebuah stetoskop. Tae Sool berkata kalau Hoon juga meninggalkan kado untuknya.
Makanan yang Hoon pesan sudah datang. Hoon kemudian memberikan sebuah kotak yang berisi stetoskop pada Jae Joon. Hoon berkata kalau profesi dokter lebih cocok untuk Jae Joon daripada jadi asisten hukum.
Soo Hyun lalu bertanya tentang Jae Hee. Untuk pertanyaan ini, bukan Hoon yang menjawab melainkan Jae Joon. âJae Hee melarikan diri ke china sebagai pengungsi.â
âJadi dia ada di China sekarang?â tanya Soo Hyun lagi. Bukannya menjawab pertanyaan Soo Hyun, Jae Joon malah melihat ke arah Hoon.
Sekarang kita sudah melihat Jae Joon dan Soo Hyun diatas bukit. Mereka melihat Hoon yang sedang menunggu Jae Hee dari jauh. Jae Joon menjelaskan pada Soo Hyun kalau Jae Hee punya identitas ganda jadi dia harus melalui banyak hal untuk mendapatkan nama aslinya kembali. Untungnya Jae Hee punya teman yang bisa membantunya sehingga masalah tersebut bisa selesai pada 4 bulan lalu. Namun Jae Hee harus melarikan diri kembali ke Korea Selatan sebagai pengungsi. Dan alasan Jae Joon kembali ke Korea kemarin adalah karena hari ini Jae Hee harusnya kembali ke Korea.
Tepat setelah Jae Joon berkata seperti itu, muncul sebuah mobil menuju Hoon. Soo hyun lalu berkata, âKau bilang kau tidak percaya pada takdir kan? Apa kau masih berpikr begitu?â
âTidak lagi. Aku percaya pada takdir sekarang.â Jawab Jae Joon yang disambut senyuman oleh Soo Hyun.
Mobil yang datang benar2 adalah Jae Hee. Dengan tersenyum bahagia, Jae Hee dan Hoon saling berlari mendekati satu sama lain dan merekapun berpelukan. Diatas bukit kita melihat Soo Hyun meraih tangan Jae Joon dan menggenggemnya.
Akhirnya drama ini berakhir bahagia. Jae Hee bersama Hoon dan Soo Hyun bersama Jae Joon. Mereka memang cocok satu sama lain, gak usah dituker-tuker lagi... J
The end
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)

.jpg)



.jpg)









.jpg)


.jpg)





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
0 Response to "Sinopsis Doctor Stranger Episode 20 Part 2 ( Final )"
Posting Komentar