Yoon Kyung merinding jadinya.Terus menerus mengecupkan bibir karena nafsu
Da Ran menempel pada Kyung Joon di depan bioskop dengan earphone
Choong Shik dengan sungguh-sungguh menempel pada Ma Ri&n! bsp; menggunkan membayar pizza sebagai alasan
Yoon Kyung balik badan dan menatap Da Ran, sedangkan Da Ran berjalan pelan-pelan ke arahnya denganmuka menunduk malu. Di kamar inap Kyung Jae, Ma Ri duduk sedih sambilmenyangga dagunya. Choong Shik lalu datang. Choong Shik bertanya,âkau datang melihat Kang Kyung Joon bukannya pergi nonton film?
Ma Ri balik tanya,âjika ada film yang tidak ingin kau tontonâ¦namun kau bersedia pergi me! nontonnya! dengan seseorang tertentuâ¦itu artinya kau menyukai orang tersebut, kan?
Choong Shik duduk dan menjawab,âpaling tidakâ¦itu bukan nol nilainya.
Ma Ri bertanya,âlalu berapa poni menurutmu nilanya itu?
Choong Shik menjawab,âjika kau pergi menonto film bersamakuâ¦akuâ¦akan menganggap itu bernilai 80 poin.
Ma Ri bertanya,â80 poin? Menurutmu akan setinggi itu? Kalau kau menyukai seseorang sebanyak 80 poinâ¦itu artinya hanya ada sisa 20 poni.
Choong Shik bingung,âsaat Kang Kyung Joon terbaring di tempat tidur seperti iniâ¦karena siapa kau bersikap seperti ini?
Ma Ri menjawa kesal,âkarena aku tidak bisa menjawab itu, jadi jangan tanya!
Ma Ri berdiri dan mengambil tas lalu pergi.
Choong Shik masih penasaran,âJang Ma Riâ¦apa ada pria lain yang dia sukai selain Kang Kyung Joon?
Se Young kaget,âapa artinya itu? Se Young mengingat kata-kata Ibu Yoon Jae saat telp suaminya.
Ibu Yoon Jae berkata,â putraku hanyalah Yoon Jae! Anak itu bukan putraku. Tapi hanya terlahir untuk menyelamatkan putraku, Yoon Jae! Aku tidak mengenal anak bernama Kang Kyung Joon!
Se Young bertanya-tanya,âKang Kyung Joon adalah putranyaâ¦tapi dia membuangnya? Apa itu artinya?Lal! u ada tlp! masuk dari Ibu Yoon Jae. Se Young mengangkatnya,âiya. Aku sudah di depan hotel sekarang. Aku akan segera menemui, Anda!
Di ruang tamu, Ibu Yoon Jae berbicang-bincang dengan Se Young. Ibu Yoon Jae berkata,âterima kasih untuk tehnya. Aku akan menikmatinya.
Ibu Yoon Jae mengambil tas berisi teh yang dibawa oleh Se Young di atas meja, dan ! menaruhny! a di lantai.
Se Young bertanya,âtapi bantuan apa yang ingin Anda minta dariku?
Ibu Yon Jae menjawab,âpasien yang waktu itu katamu sangat dikhawatirkan oleh Yoon Jaeâ¦
Se Young kaget,âmaksud Anda Kang Kyung Joon?
Ibu Yoon Jae bertanya,âapa diaâ¦mengalami pemulihan?
Se Young menjawab,âkami melakukan segala pemeriksa! an yang b! isa kami lakukan, tapi kami tidak tahu alasannya kenapa dia belum sadar.
Ibu Yoon Jae bertanya,âJika ada perubahan apapun, apa kau bersedia memberitahuku?
Se Young menjawab,âaku yakin Anda bisa menanyakan itu langsung pada Yoon Jae.
Ibu Yoon Jae bertanya,âtapi kau adalah dokter yang bertanggung jawab. Karena dia adalah pasien yang memiliki hubungan dengan Yoon Jae, jadi aku sedikit penasaran. Apa kau akan meneleponku sesekali dan memberitahuku? Oh iya! Aku juga ada hadiah untukmu. Tolong tunggu sebentar.
Ibu Yoon Jae berdiri dan masuk ke dalam.
Se Young bertanya-tanya,âapa mungkin...anak itu adalah putranya? Se Young lalu melihat sisir Ibu Yoon Jae yang ada beberapa helai rambut disana. Dia lalu memikirkan sesuatu.
Di restoran spageti, Da Ran dan Yoon Kyung sedang makan malam. Yoon Kyung bertanya,âapa Seo Yoon Jae pergi mencari seseorang dulu?
Da Ran balik tanya,âYoon Jae?
Yoon Kyung menjawab,âIbunya Seo Yoon Jae mengatakan itu. Bahwa dia sedang mencari-cari seseorang yang tidak disukai Ibunya Yoon Jae. Bahwa syukurlah pencarian itu terhenti karena dia sudah berubah.
Da Ran bertanya,âbenarkah? Aku tidak tahu. Apa dia mengatakan itu seseorang yang penting?
Yoon Kyung menjawab,âdia tidak mau mengatakannya. Melihat bagaimana Ibunya berharap bahwa Yoon Jae tidak mengenalinya meskipun mereka bertemuâ¦apa jangan-janganâ¦dia adalah wanita yang dulunya menempel-nempel pada Seo Yoon Jae? Mendengar kata âmenempel-nempel, Da Ran yang sedang makan tersedak dan terbatuk-batuk. Yoon Kyung tertawa geli melihatnnya.
Yoon Kyung bertanya,ârasa makanannya benar-benar mengerikan, bukan? Tidak ada satupun yang bisa membuatku menempel disini. Yoon Kyung tersenyum geli.
Da Ran kesal,âiya. Tempat ini mengerikan. Apa karena itu kau membawaku ke sini?
Yoon Kyung menjawab,âiya! Aku sengaja membawamu ke sini. Ini adalah restoran pamanku.
Yoon Kyung menoleh dan ada paman dan ibi Kyung Joon yang mengawasi mereka berdua. Karena Yoon Kyung menatap mereka berdua, paman dan bibi Kyung Joon memalingkan muka dan menutup wajah mereka dengan buku menu restoran.
Yoon Kyung melanjutkan,âpenampilanya hampir sama dengan restoran my omma.
Da Ran melihat-lihat sekitarnya,âbenarkah? Tempat ini benar-benar terlihat keren.
Yoon Kyung menajwab,âkarena my omma keren.
Da Ran memenarkan,âiya. Saat aku melihat footnya,dia memang terlihat keren.
Bibi Kyung Joon menyuruh suaminya menemui Da Ran dan Yoon Kyung. Pa! man Kyung Joon menyapa,âoh. Kau kembali untuk makan. Ah⦠terima kasih buat nomor yang kau berikan tempo hari. Aki bisa menghubungi Chef Sergei. Terima kasih banyak.
Yoon Kyung mengangguk.
Da Ran menyapa,âhalo!
Paman Kyung Joon ingat,âah..! guru di sekolahnya Kyung Joon,bukan? Ini benar-benar menarikâ¦guru di sekolahnya Kyung Joon.. temannya Kyung Joonâ¦kau membeli rumahnya Kyung Joonâ¦kau bahkan tahu nomor telepon seseorang yang hanya diketahui Kyung Joon⦠mengatakan ini semua kebetulan sungguh tidak masuk di akal. Apa jangan-jangan kau..! Dikirim oleh appa-nya Kyung Joon? Ayahnya Kyung Joonâ¦meras tidka nyaman untuk muncul sendiri di hadapan kamiâ¦jadi dia! mengirim! mu menggantikan dia? Yoon Kyung kaget,âappa-nya Kyung Joonâ¦kau mengenalinya?
Ayah Yoon Jae menatap foto wisuda Yoon Jae bersama ibunya. Lalu ayah Yoon Jae membuka tutup di belakang figura, ternyata ada foto ibunya Kyung Joon. [jangan-jangan Yoon Jae dan Kyung Joon, kakak-adik?!]
Di restoran paman Kyung Joon, terlihat foto Ibu Kyung Joon di koran yang ditempel disana. Paman Kyung Joon menjelaskan,âjadiâ¦hanya sekalu saat Kyung Joon lahir. Aku berlalu melewati dia di rumah sakit. Hee Soo [Ibu Kyung Joon] memanggil dia âGuruâ. Tapi meskipun aku bertanya padanya siapa dia, Hee Soo tidak menjawabku.
Yoon Kyung penasaran,âGuru?
Paman Kyung Joon menjawab,âaku yakin itu mungkin seseorang yang sudah memiliki keluarga. Hee Soo bukan gadis semacam ituâ¦
Bibi Kyung Joon datang,âSayangâ¦sebaiknya kau berdiri sekarang supaya kedua tamu bisa ngobrol dengan santai. Paman Kyung Joon bertanya,âkenapa? Aku sedang berbincang serius.
Bibi Kyung Joon memaksa,âberdirilah! Selamat menikmati makanannya.
Paman Kyung Joon berdiri dan diajak pergi.Bibi Kyung Joo kesal dan memukul lengan suaminya,âbaguslah dia tidak dikirim oleh ayahnya Kyung Joon. Tapi kenapa kau duduk di sana menceritakan semuanya padanya? Paam Kyung Joon membela diri,âaku menceritakannya karena dia menanyakannya! Mereka orang-orang yang baikâ¦
Bibi Kyung Joon kesal,âkau tidak bisa menilai orang.
Da Ran bertanya,âkau tidak tahu apapun soal ay! ahmu? Yoon Kyung menjawab,âOma tidak pernah memberitahuku tentang dia.
Da Ran bertanya,âjika dia masih hidup, kau tidakaberpikir kau bisa menemukan dia?
Yoon Kyung balik tanya,âmenurutmu dia akan senang menemuiku jika aku mencarinya? Kang Kyung Joon yang dikenal orang sedang terbaring di rumah sakit sekarang.
Se Young datang ke kamar Kyung Jae. ! Se Young berkata,âjika begituâ¦apa ini artinya anak ini adalah adiknya Yoon Jae?
Se Young memanggil Woo Jin,âJong Woo!
Woo Jin menjawab,âYah!
Se Young bertanya,âKau dekat dengan Dokter Lee yang bertanggungjawab untuk departemen tes DNA, kan?
Woo Jin menjawab,âiya!
Se Young berkata,âaku menerima permintaan mendesak dari seseorang. Apa aku bisa mendapatkan hasil tes DNA secepat mungkin?
Se Young memberikan 2 plastik kepadanya.
Woo Jin balik tanya,âtes DNA?
Woo Jin lalu pergi.
Di dalam mobil Yoon Kyung. Mereka dalam perjalanan pulang. Da Ran memegang dompet Kyung Joon dan melihta gambar sepasang ANGEL itu.
Da Ran bertanya,âini adalah gambar yang digambar oleh appa-mu?
Yoon Kyung menjawab,âitulah yang dikatakan padaku. Sel! ain dari ! itu, aku tidak punya yang lain. Meskipun jika aku ingin mencarinya, aku tidak punya jalan.
Da Ran bertanya,âapa dia seorang pelukis gambar?
Yoon Kyung menjawab,âaku tidak tahu.
Da Ran bertanya-tanya,âTapiâ¦aku sepertinya pernah melihat gambar ini di suatu tempat sebelumnya?
Yoon Kyung bertanya,âitu? Aku yakin hanya ada satu di dunia ini. Dia menggamarnya untuk diberikan pada putranya. Dai tidak berkeliling menggambarnya untuk orang lain.
Da Ran menjawab yakin,âtidak..aku sudah pernah melihatnya sebelumnya. Di mana ya?
Yoon Kyung berkata,âtidak mungkin kau pernah melihatnya. Dan aku tidak berniat untuk mencari dia.
Yoon Kyung mengulurkan tangan untuk meminta dompetnya kembali. Da Ran memberikan dompet itu beserta memegang tangan Yoon Kyung. Da Ran berkata,âKyung Joonâ¦jika kau ingin mencari appa-mu, katakan saja kapanpun padaku. Jika aku bisa membantu, aku akan membantu.
Yoon Kyung berkata,âUh Ohâ¦aku sedang menyetir sekarang. Tanganku gemetaran.
Da Ran terkejut dan tersadar, lalu melepaskan tangan Yoon Kyung.
Da Ran berkata,âaku bukan sedang menempel-nempel padamu!
Yoon Kyung menggodanya sambil tersenyum jail,âAhâ¦jadi kau mengakui bahwa kau menempel padaku tadi? Da Ran malu dan memukul-mukulkan kepalanya di kaca mobil.
Da Ran berkata,âaku..minta maaf..! maaf..! tolong hentikanâ¦
Melihat tingkah Da Ran, Yoon Kyung tertawa geli.
Yoon Kyung bertanya,âkita tidak menonton filnya dengan benar. Dan tidak makan malam dengan benar. Ini adalah malam terakhir liburanmu. Apa ada sesuatu yang ingin kau lakukan?
Da Ran terdiam dan ingat sesuatu.
Da Ran berkata,âcarilah sesuatu yang buatan Cina. Aku harus membagikan hadiah bulan madu di kantor. Yoon Kyung bertanya,âharuskah kau memberikan hadiah yang merupakan buatan Cina hanya karena kau harusnya pergi ke sana?
Da Ran menemukannya satu dan berkata tersenyum lebar,âOh! Buatan Cina!
Da Ran menemukan 1 hantungan yang cantik sekali. (aku juga mau tuch! Heheheâ¦)
Da Ran berkata,âmenara Eiffel tidak tepat padahal aku ke Cina, kan? Apa ada Panda Kota Terlarang atau semacamnya, ya? Yoon Kyung menenunjukkan sepasang boneka beruang putih polos dan kecil pada Da Ran
Yoon Kyung berkata,âBeruang kecil ini! bukankah mereka akan terlihat seperti Panda jika kita mewarnai hitan bagian-bagian tubuhnya?
Da Ran mengambil satu boneka itu dari tangan Yoon Kyung.
Da Ran tersenyum senang,âkurasa begitu! Jika aku mewarnai mata, telinga dan perutnya jadi hitamâ¦?
Yoon Kyung membenarkan,âperutnya putih. Kakinya yang hitam.
Da Ran ngotot,âpinguin yang punya perut putih. Panda perutnya hitam.
Yoon Kyung tertawa terbahak-bahak,âmau bertaruh?
Da Ran setuju,âikut!
Yoon Kyung berkata,ânaikkan taruhan!
0 Response to "SINOPSIS BIG EPISODE 10 (Part 1)"
Posting Komentar